Mungkin aku tak sepusing ini hanya untuk memulai obrolan denganmu
Seandainya kita mengenal
Mungkin tak serumit ini bila rindu itu datang
Seandainya kita mengenal
Mungkin tawa, canda, cerita itu sudah tercipta untuk kita
Seandainya sebelumnya kita sudah mengenal
Aku tahu kamu, kamu tahu aku
Bukan hanya sekedar mengenal wajah atau nama
Seandainya sebelumnya kita sudah berbicara
Bercerita apapun walaupun sekedar basa-basi
Sekedar berbagi tentang resep atau nama-nama obatpun tak apa
Hai, Tuan..
Tuan yang kini lebih sering berkeliling hampir ditiap sudut kepalaku
Tuan yang mampu menciptakan rindu yang membelenggu
Hai, Tuan..
Tuan yang pernah mengimami
Perkenalkan, aku salah satu makmum yang ikut mengamini dalam hati surat pertama yang kau akhiri
Hai, Tuan..
Maafkan aku yang kini lebih sering muncul dalam pemberitahuan hari-harimu
Aku hanya ingin dikenal
Maaf
Hai, Tuan..
Banyak pengandaian ketika sosokmu tak bisa lagi ku temui
Hai, Tuan..
Bantu aku menghentikan ini atau setidaknya mengendalikan ini agar tidak terlalu cepat
Agar tidak menabrak kemudian terluka
Bantu aku berhenti berandai dan berharap, denganmu yang tak tahu apa-apa
Hai, Tuan..
Bantuku memperbaiki diri dengan caramu
Hai, Tuan..
Maaf kalau rinduku merepotkan
Aku hanya bercerita dengan-Nya agar didengar dan disampaikan
Hai, Tuan..
Aku bingung harus apa lagi
Yang pasti aku rindu, sekali, dua kali, berkali-kali
Dari seragam putih-putih untuk kamu yang memiliki jas putih
:) 07-07-15
Tidak ada komentar:
Posting Komentar